Kesuksesan seseorang memang tidak lepasdarinsebuah usaha.Jika berusaha maka akan ada jalan dari tuhan untuk kita.
Seberapa Pintarnya seseorang jika tidak di sertai usaha dalam pekerjaannya maka jalan kesuksesan akan sulit di dapat.Seseorang yang sukses dalam sebuah pekerjaan tidak lepas dari seribu rintangan.Sesungguhnya jika kita mampu melewati rintangan tersebut,hasil baik yang akan kita dapat.Karena Roda nasib selalu berputar seperti roda,Kadang kita di atas,Kadang juga di bawah.Itu sudah takdir alam.Maka janganlah anda berputus asa.Kita hanya bisa berusaha,tetapi tuhan yang menentukan.Berikut kisah 6 orang pebisnis yang paling menginspirasi menurut saya.
1.TOP ITTIPAT PEBISNIS SNACK RUMPUT LAUT PALING SUKSES
Pernahkah anda melihat snack rumput laut dengan nama TAOKAE NOI di supermarket di tempat kalian.? Jika iya, Itu adalah produk ternama milik Top Ittipat.Sebuah produk asal Thailand Yang telah menembus produk pasar dunia.Mulanya Top adalah seorang pecandu game online seperti kebanyakan pemuda pada usia 16 tahun.Dari sinilah awal mula karir Top di dunia bisnis,Dengan penghasilan yang luar bisa dari bermain game membuat Top menelantarkan sekolahnya.Kemudian ia mulai berjualan DVD player,tetapi ia ditipu dengan DVD yang Top beli ternyata palsu/bajakan.Lalu ia berjualan kacang ,mulai dari sini segala cobaan di rasakan oleh top.Sampai akhirnya ia menjadi pengusaha cemilan rumput lau dunia.Dari kisah ini terbitlah film yang mengangkat kisah nyata tersebut dengan judul
THE BILLIONAIRE.
untuk yang ingin mendownload filmnya
DISINI
2.BILL GATES SI PEMBUAT WINDOWS
Sosok Bill Gates rasanya selalu menarik untuk dibicarakan. Seperti diketahui, Gates memutuskan
drop out dari Universitas Harvard demi mengembangkan Microsoft yang akhirnya berjaya sebagai produsen software terbesar di dunia.
Nah, 30 tahun sesudah memutuskan
drop out
dari salah satu universitas paling bergengsi di dunia itu, Bill Gates
akhirnya mendapat gelar kehormatan dari Harvard di tahun 2007.
Ketika
itu, ia berpidato di depan para lulusan dan akademisi Harvard.
Pidatonya berisi dan sarat inspirasi, termasuk saat-saat di mana dia
memilih untuk tidak melanjutkan kuliah lagi. Tidak ada salahnya sedikit
menyimaknya kembali.
"Aku berterima kasih kepada Harvard untuk
kehormatan ini dan menyenangkan akhirnya punya gelar sarjana," kata Bill
Gates dalam pidatonya di Universitas Harvard pada tahun 2007 itu.
"Aku
sudah menunggu lebih dari 30 tahun untuk mengatakan ini, ayah, aku
selalu bilang kepadamu bahwa aku akan kembali (ke Harvard) dan
mendapatkan gelar," katanya dengan nada bercanda.
"Aku salut kepada para lulusan hari ini. Aku sendiri sudah merasa senang disebut
drop out Harvard yang paling sukses. Aku melakukan yang terbaik dari setiap orang yang gagal,"
"Tapi aku juga menyeret Steve Ballmer (mantan CEO Microsoft-red) untuk
drop out.
Aku punya pengaruh buruk. Itulah sebabnya aku hanya diundang untuk
bicara pada acara kelulusan ini. Jika aku bicara lebih awal, mungkin
yang lulus akan lebih sedikit," candanya yang disambut tawa mahasiswa
Harvard.
"Harvard adalah pengalaman yang fenomenal bagiku. Kehidupan akademisnya
sangat menarik. Aku sering mendatangi banyak kelas yang sebenarnya aku
tidak mendaftar sebagai peserta kuliah,"
"Dan kehidupan di asrama
juga luar biasa. Aku tinggal di Radcliffe, di Courier House. Selalu ada
banyak orang di asramaku pada larut malam dan mendiskusikan banyak hal,
karena semua orang tahu aku tidak peduli kapan harus bangun di pagi
hari,"
"Itulah bagaimana aku menjadi pemimpin semacam grup anti sosial. Kami akrab satu sama lain," kata Gates.
"Salah
satu memori yang paling kukenang adalah di Januari 1975 ketika aku
menelepon dari asrama ke sebuah perusahaan di Alburquerque yang sedang
mulai membuat komputer personal pertama di dunia. Aku ingin menjual
software pada mereka," lanjut Gates.
"Aku cemas mereka akan
menyadari aku hanya seorang mahasiswa di asrama dan menolakku. Namun
mereka malah mengatakan bahwa mereka belum siap dan ingin didatangi
sebulan lagi, itu adalah hal yang bagus karena kami juga belum membuat
softwarenya,"
"Dari saat itulah, aku bekerja siang dan malam di
proyek ini yang menandai akhir pendidikanku di kampus dan permulaan
perjalanan luar biasa dengan Microsoft," papar Gates.
"Apa yang
paling kuingat tentang Harvard adalah aku berada di tengah-tengah energi
dan intelejensi yang sangat besar. Hal itu bisa menggembirakan,
mengintimidasi, bahkan kadang melemahkan semangat, namun selalu
menantang,"
"Semua itu adalah keistimewaan dan meskipun aku pergi lebih cepat, aku
ditransformasi selama di Harvard, dengan persahabatan yang kulakukan dan
ide yang kukerjakan,"
"Namun ketika aku melihat masa lalu, aku
punya penyesalan terbesar. Aku meninggalkan Harvard tanpa kesadaran
nyata tentang ketidakadilan di dunia, kesenjangan mengerikan dalam
kesehatan, dan kekayaan dan kesempatan yang membuat jutaan orang hidup
dalam penderitaan," kata dia.
"Aku meninggalkan kampus ini dengan
sedikit pengetahuan tentang jutaan anak yang dicurangi soal
pendidikannya di negara ini. Dan aku hanya tahu sedikit tentang jutaan
orang yang hidup dalam kemiskinan dan penyakit di negara negara sana,"
Pidato
yang sangat panjang itu ditutup dengan harapan Bill Gates agar para
mahasiswa tidak hanya peduli pada karier profesionalnya, tetapi juga
pada masalah masalah kemanusiaan. Terlebih sekarang dalam era internet,
sangat mudah menemukan informasi mengenai kemiskinan atau orang orang
yang perlu dibantu.
"Saat kalian meninggalkan Harvard, kalian
punya teknologi yang teman-teman kuliahku tidak pernah memilikinya.
Kalian punya kesadaran mengenai ketidadilan global. Kalian memiliki
lebih banyak dari kami, kalian harus segera memulai,"
"Dan aku
harap kalian akan kembali ke Harvard ini 30 tahun dari sekarang dan
berefleksi apa yang sudah kalian lakukan dengan bakat dan energimu. Aku
berharap kalian tidak hanya menilai diri sendiri dari pencapaian
profesional namun juga seberapa baik kalian mempedulikan ketidakadilan
dunia yang terdalam, pada sebaik apa kalian memperlakukan orang-orang
yang jauh di sana yang sama sama manusia. Semoga beruntung," pungkas
Gates.
3.FREDIK IDESTAM PENDIRI NOKIA
Kata Nokia berasal dari nama sebuah komunitas yang tinggal di sungai Emolski di negara Finlandia Selatan. Nokia didirikan sebagai perusahaan penggilingan P oleh Fredrik Idestam pada tahun 1865. Perusahaan Karet Finlandia kemudian mendirikan pabriknya di kawasan sekitarnya pada awal abad ke-20 dan mulai menggunakan merek Nokia.
Tak lama setelah usainya Perang dunia 1,
Perusahaan Karet Finlandia mengakuisisi Perusahaan Penggilingan Kayu
Nokia dan Perusahaan Kabel Finlandia (sebuah produsen kabel telepon dan telegraf). Ketiga perusahaan tersebut digabung menjadi Nokia Corporation pada tahun 1967. Kemudian dikembangkan menjadi mesin bubur kayu dan pembuat kertas pada tahun 1920 dan merupakan pabrik pembuat kertas terkemuka di Eropa.
Di tahun 1950-an
Chief Executive Officer (CEO) Björn Westerlund meramalkan, bahwa masa
depan pertumbuhan beberapa sektor bubur kayu dan kertas akan terbatas
dan sebagai gantinya dibangun sebuah divisi elektronik di pabrik kabel Helsinki,
dari sinilah cikal bakal mulai menjurus ke sektor seluluer. Selama 15
tahun Nokia elektronik mengalami masa percobaan dari beragam kesalahan.
Akan tetapi, dari semua kesalahan dan percobaan itu, secara bertahap
justru terbangun keterampilan substansial dari sekumpulan ahli yang
berbakat. Tahun 1970-an Nokia dan pabrik pembuat televisi Salora bergabung untuk mengembangkan telepon genggam (telepon seluler).
Pada tahun 1980-an
seluruh Salora terintegrasi menjadi Nokia. Pada saat yang sama Nokia
memperoleh operasi jaringan telepon dari Perusahaan Telekomunikasi
Pemerintah Televa. Namun, tidak semua usaha yang dilakukan Nokia menjadi
produsen telepon seluler terkemuka di dunia berjalan sukses. Tahun
1980-an perusahaan ini membeli pabrik televisi Jerman, SEL, tetapi terpaksa meninggalkannya karena tidak berjalan mulus.
Pada awal 1981, Nokia berhasil meluncurkan produk bernama Nordic Mobile Telephony (NMT).
NMT merupakan jaringan selular multinasional pertama di dunia. Karena
itu, sepanjang dekade 1980-an NMT diperkenalkan ke sejumlah negara dan
mendapat sambutan yang luar biasa.
Kemudian
pada awal tahun 1990-an, Nokia sempat mengalami krisis, tetapi CEO yang
baru, Jorma Ollila, memutuskan untuk memfokuskan pada telepon seluler
dan jaringan telepon. Hasilnya, telepon GSM pertama kali di dunia muncul
di Finlandia tahun 1991. Kemudian pasar telepon seluler global mulai
berkembang sangat cepat pada pertengahan 1990-an dan produk Nokia
menjadi yang nomor satu.
Kini
sebanyak 2.100 seri ponsel Nokia mendulang sukses. Target penjualan
sebanyak 500 ribu unit berhasil diraih pada 1994. Dengan tenaga kerja
sebanyak 54 ribu orang, produk Nokia terjual di 130 negara. Sekarang
mungkin setiap orang tau telepon seluler yang mudah dalam
pengoperasiannya adalah Nokia, karena itulah moto Nokia.
Sejak
dahulu negara Finlandia sangat tergantung pada hasil hutannya yaitu
berupa kayu, sperti yang telah dikatakan oleh salah satu pihak
Departemen Luar Negeri Finlandia, Jyrki Vesikansa, “Dulu kami hidup dari
hutan, tetapi saat ini kami dapat menambahkan pada Nokia”.
4.LEE BYUNG-CHULL PENDIRI SAMSUNG GROUP
Siapa tidak mengenal produk-produk Samsung Group saat ini? Mulai dari barang elektronik hingga smartphone,
keluaran produksi negeri Korea Selatan tersebut mampu menarik perhatian
publik. Namun, tahu kah Anda siapakah orang yang mendirikan perusahaan
terkemuka di dunia ini? Ya namanya Lee Byung-chung.
Lahir
pada 12 Februari 1910, putra dari keluarga kaya pemilik tanah tersebut
memang sedari muda sudah menyenangi dunia wirausaha. Sebagai contohnya
saja, di tahun 1938, Lee Byung-chung mendirikan perusahaan perdagangan
ekspor di negaranya. Ikan, sayuran, dan buah-buahan menjadi salah satu
komiditi yang dipasarkannya ke luar negeri atau lebih tepatnya China.
Perusahaannya
berkembang dengan pesat sehingga Lee pada 1947 memutuskan memindahkan
kantor pusatnya ke Seoul. Saat pecah Perang Korea, ia terpaksa
meninggalkan Seoul dan memulai usaha pabrik gula di Busan yang bernama
Cheil Jedang. Dan itu adalah pabrik gula Korea Selatan pertama.
Setelah
perang, pada 1954, Lee mendirikan Cheil Mojik dan membangun pabrik wol
di Chimsan-dong, Daegu. Dan itu adalah pabrik wol terbesar di negaranya,
perusahaan berkembang dengan pesat menjadi perusahaan besar.
Dari
1958 dan seterusnya Samsung mulai ekspansi ke industri lain seperti
keuangan, media, bahan kimia dan pembuatan kapal hingga sepanjang
1970-an. Akhir 60-an, Samsung Group mulai masuk ke dalam industri
elektronik.
Adapun
produk pertama di bidang industri Samsung Group adalah televisi
hitam-putih. Pada 1980, perusahaan yang diakuisisi Hanguk tongsin jeonja
di Gumi, mulai membuat perangkat telekomunikasi. produk awal nya adalah
switchboards.
Berawal
dari produk tersebut samsung mulai memproduksi telepon dan faks dan
akhirnya menjadi Samsung"s mobile phone manufacturing. Dari pabrik
tersebut Samsung telah menghasilkan lebih dari 0,8 miliar ponsel sampai
hari ini.
Pada
akhir 1980-an dan awal 1990-an, Samsung Electronics berinvestasi dalam
penelitian dan pembangunan, investasi sangat penting untuk mendorong
perusahaan ke garis depan dalam industri elektronik global.
Sejak
1980-an, Samsung mengukuhkan diri sebagai perusahaan manufaktur,
distributor, dan menjual berbagai macam peralatan dan produk elektronik
di seluruh dunia.
Di
usia 77 tahun, pendiri dan Ketua Samsung Group, Lee Byung-chull,
meninggal dunia. Jabatan tertinggi pun diserahkan dan dipegang langsung
sang anak Kun-Hee.
Saat
dunia mengalami krisis moneter, Samsung Group ikut terkena imbasnya.
Bukan hanya merumahkan 5000 karyawan, akibat peristiwa itu, pemilik juga
menjual beberapa unit bisnisnya guna meringankan utang.
Masa-masa
sulit berhasil Samsung Group lewati dan sejalan dengan meningkatnya
minat masyarakat terhadap ponsel pintar, pendapatan perusahaan ini
semakin naik. Bukan tidak mungkin usaha yang dibangun oleh Lee
Byung-chung kian berkembang, bahkan melampaui pencapaian sang pendirinya
tersebut.Bahkan hingga sekarang produk Samsung merupakan produk terlaris di dunia.
5.STEVE JOBS PENDIRI APPLE
Bernama lengkap Steven Paul Jobs, ia lahir di San Francisco, California, Amerika Serikat, 24 Februaru 1955. Ia mengembangkan perusahaan Apple Computer bersama Steve Wozniak. Ia mempopulerkan konsep komputer di rumah tangga dengan produknya Apple II.
Ia dilahirkan di
San Fransisco oleh ibunya Joanne Simpson dan ayahnya Abdulfattah Jandali
mahasiswa tamu dari Syria yang kemudian menjadi profesor ilmu politik.
Sejak bayi beliau diadopsi Paul dan Clara Jobs dari Mountain View,Santa
Clara County California. Orang tua angkat inilah yang memberikan nama
Steven Jobs.
Pada saat kuliah
di Reed College, ia menghabiskan harta orang tua angkatnya, karena biaya
kuliah yang cukup mahal sementara orang tua angkatnya bukanlah orang
yang kaya. Di sisi lain ia merasa pendidikan di kampus tak ada
manfaatnya. Akhirnya ia memutuskan untuk berhenti kuliah. Tapi ia tak
sepenuhnya meninggalkan kampus itu. Ia hanya mengikuti pelajaran yang
sesuai minatnya, sementara saat itu ia tinggal menebeng di kamar kos
temannya. Saat itu pula ia sempat belajar mengenai tipografi. Ia sangat
menyukai pelajaran itu, walaupun saat itu tak tau apa manfaatnya.
Kisah sukses Steve Jobs dimulai ketika berumur 20 tahun, ia memulai usahanya bersama Steve Wozniak. Mereka mulai mengembangkan Apple dari garasi. Dalam waktu 10 tahun, Apple berkembang menjadi perusahaan dengan aset 2 milyar dollar dan 4000 karyawan. Saat itu Apple
mengeluarkan komputer Macintosh. Mac merupakan komputer pertama yang
menggunakan tipografi yang beraneka ragam. Dan saat itulah ia baru
menyadari manfaat belajar tipografi 10 tahun yang lalu.
Pada usia 30
tahun, ia dipecat. Memang sangat menyakitkan dipecat dari perusaan yang
ia bangun selama bertahun-tahun. Saat itu terjadi perbedaan pendapat di Apple dan komisaris pun tidak berpihak padanya, sehingga ia dipecat dari perusahaannya sendiri.
Awalnya ia sempat merasa gagal, namun lima tahun kemudian ia berhasil mendirikan dua perusahaan besar, yaitu Next dan Pixar. Pixar merupakan perusahaan yang pertama meluncurkan film animasi komputer yaitu Toys Story. Dan saat itulah ia merasa dipecat dari Apple adalah takdir yang baik.
Kemudian Apple membeli Next dan Steve Jobs pun kembali ke Apple. Setelah Steve Jobs
kembali ke Apple, perusahaan itu pun menunjukkan peningkatan yang luar
biasa dengan inovasi yang terus muncul. Hingga saat ini, Apple menjadi perusahaan yang terus berinovasi mulai dari I pod, I phone, hingga I pad yang merupakan komputer tablet pertama. Kisah sukses yang telah dicapai Steve Jobs bersama Apple adalah karena ia mencintai pekerjaannya.